CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »
Tampilkan postingan dengan label Pernik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pernik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Desember 2008

Daiso

Mo beli apa aja dengan harga 100 yen…? Daiso tempatnya. Kalau saya dan temen-temen ingin belanja murah dan lengkap biasanya kita pergi ke daiso, disini dijual semua barang dengan harga 100 yen plus pajak 5 yen jadi 105 yen; mulai dari alat tulis, perlengkapan rumah tangga, perlengkapan mandi, perlengkapan nyuci, peralatan masak, peralatan tukang, kosmetik, sampai makanan dan minuman… pokoknya lengkap deh…
Namun nggak semua harganya 100 yen ada juga beberapa barang yang harganya 200 atau 300 atau 500 yen tapi mayoritas harganya 100 yen, pokoknya kalau nggak ada banderolnya berarti harganya 100 yen.
Sebenarnya bukan hanya daiso yang jual barang serba 100 yen Cuma yang agak lengkap dan biasa dikunjungi temen-temen yaa daiso… lokasinya berada di basement 1 sakuragicho station dan juga di isezaki mall, kannai.
So.. kalau datang ke yokohama dan ada barang yang perlu di beli… datang aja ke daiso…
(lho kok jadi promosi sih… )

Rabu, 10 Desember 2008

Yamazaki Shop


Yamazaki Shop adalah toko oleh-oleh yang menjual souvenir dan pernak-pernik khas jepang. Toko ini sering didatangi oleh para turis yang akan pulang ke negaranya dan ingin membawa buah tangan khas jepang. Yang di jual mulai dari kimono, yukata, cangkir, pajangan dinding, samurai, sumpit, piring hiasan, replica shogun, sampai gantungan kunci dan gunting kuku pun ada dan semua bercorak khas jepang.
Harganya juga tidak terlalu mahal dan penjaga tokonya suami istri paruh baya yang ramah dan lancar bahasa inggrisnya. Dan kalau kita beli dalam jumlah banyak biasanya akan di kasih diskon. Lokasinya terletak di isezaki mall dekat dengan stasiun kannai.

Selasa, 09 Desember 2008

Masak


Hal yang paling menyebalkan sekaligus menyenangkan disini adalah masak. Masak jadi nyebelin klo yang dimasak ga enak, keasinan, kematengan dll…trus menunya monoton bingung mo ganti menu apa. Masak jadi nyenengin klo masak menu baru dan rasanya enak…
Misalkan waktu awal-awal disini yang dimasak Cuma ikan, telor, sayur, tahu… pokoknya nyebelin…belum pernah masak daging ayam karena ga tau mo beli dimana.. klo di pasar biasa ga terjamin kehalalannya. Tapi setelah tahu ada toko daging halal Tehran shop di yokohama, maka acara masak-memasak jadi nyenengin, bahkan bukan hanya daging ayam yang dibeli, daging kambing, daging sapi dan bumbu kare pun dibeli supaya hasil masakan bisa enak dan semangat masaknya…
Jadi ada aktivitas baru nih… browsing menu masakan…… hehehe

Sholat Iedul Adha 1429 H

Tanggal 8 Desember 2008 kemarin umat muslim sedunia merayakan hari Iedul Adha dan melaksanakan Sholat Iedul Adha tak terkecuali umat muslim di jepang. Untuk daerah Tokyo dan sekitarnya sudah ada belasan masjid yang tersebar di penjuru kota dan kita bisa melaksanakan di masjid yang terdekat dengan kita. Untuk warga muslim dari Indonesia mayoritas melaksanakan Sholat Iedul Adha di Sekolah Rakyat Indonesia Tokyo (SRIT) di Meguro, Tokyo. Dan sayapun ikut melaksanakan Sholat Iedul Adha di SRIT bareng temen-temen sekantor.
Karena jarak yang ditempuh dari apato ke SRIT kira-kira memakan waktu 1.5 jam dan sholat dimulai pukul 09.00 JST (japan standard time) maka saya dan temen-temen berangkat dari apato jam 7 pagi. Dari higashi-kanagawa-eki (stasiun) naik keihin-tohoku-sen (line) ke yokohama-eki, dari yokohama-eki naik tokyu-toyoku-sen ke Musashi-kosugi-eki, dari musashi-koshugi-eki naik tokyu-meguro-sen ke Meguro-eki, dari Meguro-eki jalan kaki sekitar 20 menit ke SRIT.
Sesampai di SRIT sudah banyak orang berkumpul mengumandangkan takbir. Untuk tempat khotib dan jamaah pria berada di sports hall lantai2 sedangkan untuk wanita di kantin lantai 1. Sholat dan khutbah pun berjalan dengan khusyu dan khidmat…
Selesai sholat semua jamaah beranjak ke lapangan SRIT untuk membeli makanan khas Indonesia seperti bakso, sate lontong, gulai kambing, soto, gorengan dll..
Senang rasanya bisa berkumpul dengan warga Indonesia di luar negeri…

Minggu, 07 Desember 2008

Maling dan penipu

siapa bilang di jepang ga ada maling dan penipu... kebanyakan nihonjin sih baik-baik saja tapi ada juga lho... maling dan penipu...hehe ini pengalaman pribadi lhoo...

Maling
kejadian ini terjadi sewaktu saya pulang dari jalan-jalan ke kuil gumyoji diatas bukit. Pulang dari sana mampir ke stasiun bandobashi untuk belanja, ketika di stasiun bandobashi mampir sebentar ke toilet untuk buang air kecil, karena saya inget didalam tas saya ada AlQuran maka tasnya saya taruh di wastafel. Ketika buang air kecil ada anak muda nihonjin yg baru selesai dan keluar dari toilet-tentunya saya ga menaruh curiga ke dia. Setelah selesai buang air kecil saya keluar toilet, tetapi ketika saya mau ambil tas... eh ternyata tasnya raib alias hilang. Kemudian saya tanya-tanya ke panjaga stasiun pake 'bahasa tubuh' -hehe..maklum ga bisa nihongo. karena dia geleng-geleng doang, saya tunggu sebentar di depan toilet eehh.. ternyata anak muda yg tadi mengembalikan tas saya... Alhamdulillah... saya berfikir mungkin dia tadi bingung ada tas punya siapa akhirnya dia balikin ke tempatnya.
Setelah itu saya belanja ke pasar bandobashi dan pulang ke apato. Ketika sampai di odori park ada objek yang bagus buat di foto dan langsung saya keluarin deh kamera dari tas... eehh ternyata kameranya raib... setelah di inget-inget dan cek n ricek ternyata si anak muda itu malingnya.... yach... emang bukan rizkinya kali...

Penipu
di jakarta pernah liat tukang obat di emperan jalan ga...? biasanya kan si tukang obat dikerumunin orang trus minta salah satu penonton jadi pasien percobaan trus pasien itu diobatin trus langsung sembuh deh. Tapi bukan rahasia lagi... pasien yang sembuh itu ternyata teman si tukang obat yg berpura-pura sakit hehe....
Naahh... di jepang ada juga orang model begituan. Ceritanya waktu saya main ke harajuku, di dekat stasiun ada orang lagi ngumpul liat sebuah tontonan... ternyata ada yg jualan boneka kertas dengan beratraksi bisa menggerakkan boneka kertas tanpa menyentuhnya, ketika si penjual mengatakan lompat-tentunya dalam bahas jepang-maka boneka kertas itu lompat, ketika si penjual mengatakan tidur maka boneka kertas itu akan tidur.
Awalnya aneh juga kok bisa ya... sulap kali... tapi kata temen yang belum lama main ke harajuku, si penjual boneka kertas itu menipu penonton, boneka kertas itu ternyata bukan bergerak sendiri tetapi di gerakkan oleh salah satu penonton-kayaknya sih temennya si penjual-melalui benang yang sangat tipis yang digerakkan orang itu dari balik tasnya... benang itu sangat tipis sehingga susah sekali terlihat, kadang bisa terlihat kalau dibiaskan sinar matahari.
Wahh ternyata ada juga penipu disini... karena waktu itu saya jalan bareng temen orang jepang, saya tanya ke dia 'ada juga orang jepang yang suka menipu ya...?'... dia cuma geleng-geleng kepala...

Kamis, 04 Desember 2008

Pesta ikan paus

mau tau serunya pesta ikan paus .... piping member JIND@Yokohama 2007
nih...

Bersih

Kesan pertama ketika saya menginjakkan kaki pertama kali di jepang adalah bersih. Sejuk rasanya melihat kebersihan ada dimana-mana, di jalan, di stasiun, di terminal, di dalam bis, didalam kereta, di kantor dll. Sepanjang jalan dari bandara narita menuju Apartment (apato) jarang sekali melihat sampah (tapi bukannya gak ada). Ketika sampai apato kemudian jalan-jalan di sekitar apato, kesan bersih juga begitu terasa.

Tentunya saya bertanya-tanya kenapa di jepang bisa begini tapi di Indonesia nggak bisa. apa sih yang mereka lakukan sehingga kebersihan tetap terjaga…?

Yang paling menonjol disini adalah pemilahan sampah, kalau di Indonesia pemilahan sampah basah dan sampah kering saja susahnya minta ampun, tapi disini pemilahan sampah secara detail sudah biasa mereka lakukan (lihat: budaya membuang sampah). Dan tentu saja tidak ada budaya membuang sampah sembarangan disini, biasanya kalau sedang dijalan dan mau buang sampah maka sampah itu disimpan dulu dalam tas atau kantong pakaian, lalu dibuang ketika nanti ketemu tong sampah.

Hal lain yang membuat jalanan terlihat bersih adalah saluran air (got) disini tidak terbuka melainkan berada didalam tanah di bawah jalan sehingga tidak terlihat genangan air. Dan juga pembuatan jalan dan trotoar yang rapih semakin mengesankan kebersihan di jalan.

Intinya kesadaran bersama orang jepang (nihonjin) yang begitu tinggi terhadap kebersihan dan juga tegaknya aturan yang dibuat pemerintah jepang menjadikan Negara ini bersih. Kalau Indonesia …? Tentu sebaliknya… hehehe (walaupun begitu kita tetap cinta Indonesia… ya nggak..?).

Dalam hal ini kita akui jepang jauh lebih baik dari kita dan kita patut mencontohnya, apalagi sebagai muslim kebersihan bukan hanya kebutuhan akan kenyamanan tapi juga tuntutan keimanan. Semakin cinta seseorang akan kebersihan maka semakin besar imannya. Rasulullah SAW bersabda : ‘Kebersihan adalah sebagian dari Iman’. So.. mari bersihkan diri kita, bersihkan rumah kita, bersihkan lingkungan kita, bersihkan Negara kita… dengan menjadikan diri kita teladan bagi orang lain.

Suasana di sekitar apato

Apartment (apato) tempat saya tinggal berada di daerah tanmachi, tidak jauh dari kanagawa ward office dan tanmachi park, juga dekat dengan stasiun higashi kanagawa. Karena berada di lantai 4 saya bisa melihat pemandangan di sekitar apato dengan lebih leluasa dari jendela ke arah selatan, terlihat gedung landmark tower di minato mirai yang menjadi gedung tertinggi di jepang dan juga gedung-gedung disekitarnya.

Untuk urusan bertetangga tidak seperti di Jakarta yang suasana kekeluargaannya sangat baik, disini kita tidak berinteraksi dengan penghuni apato yang lain apalagi dengan nihonjin yang tinggal di perumahan, maka kalau sudah berada di apato teman akrab kita hanya internet ...hiks, kalaupun bertegur sapa paling Cuma dengan Filipino… itupun karena masih satu perusahaan. Maka dari itu kalau hari libur kita harus buat acara jalan-jalan dengan teman-teman, kalau tidak … ya… seharian makan, tidur dan ngenet aja… (boring…). Kalaupun keluar dari apato paling Cuma belanja di supermarket-yang terdekat adalah big yosun dan 99 shop.

Jika kita ingin bekerja atau jalan-jalan maka transportasi utama adalah naik kereta, dari apato kita harus jalan kaki sekitar 4 menit ke stasiun higashi-kanagawa. Di stasiun higashi-kanagawa ada 2 line kereta yang bisa kita naiki yaitu keihintohoku line dan yokohama line. Keduanya berhenti di stasiun yokohama dan sakuragicho, bedanya kalau keihintohoku line jalurnya ke arah Tokyo sedangkan yokohama line ke arah Hachioji.

Awalnya agak kaku juga mendapati suasana seperti ini, tapi setelah beradaptasi beberapa pekan akhirnya terbiasa juga.

Rabu, 26 November 2008

Hari libur di Jepang

Inilah hari libur di jepang tahun 2009 :

1 Januari Tahun baru

12 Januari Hari kedewasaan

11 Februari Hari Pembentukan negara

20 Maret Hari ziarah musim semi

29 April Hari Ulang tahun kaisar showa

3 Mei Hari peringatan konstitusi

4 Mei Hari Penghijauan

5 Mei Hari anak

6 Mei Hari peninjauan peringatan konstitusi

20 Juli Hari laut

21 September Hari menghormati lansia

23 September Hari ziarah musim gugur

12 Oktober Hari olahraga

3 November Hari budaya

23 November Hari terima kasih pada buruh

23 Desember Hari ulang tahun kaisar

Selain itu biasanya diakhir tahun libur selama seminggu, dan pada awal bulan Mei ada golden week.. libur seminggu lagi..
Dan kalau sekolah, ada yang namanya libur musim dingin dan musim panas dan biasanya banyak karyawan yang cuti lagi… karena anaknya libur sekolah…

Kamis, 06 November 2008

Belanja

Untuk belanja kebutuhan makan sehari-hari kita harus belanja ke super market sendiri, sebenarnya bisa saja kita makan dengan beli makanan yang praktis seperti onigiri dan bento setiap hari, tetapi karena ragu masalah kehalalan dan uang makan yang sedikit (hehe.. terutama alasan terakhir… ) maka kita harus belanja bahan makanan dan memasaknya sendiri.

Kalau letak super market biasanya gak jauh dari apato tapi kalau kita belanja bahan masakan disini sepertinya sulit kalau kita belanja mingguan apalagi bulanan, karena hampir semua bahan makanan disini ada tanggal kadaluarsanya dan itu berlaku hanya beberapa hari, misalkan tahu hanya 3 hari, roti juga, tauge juga, kalau susu dan minuman kardus biasanya 10 hari, kalau telur 14 hari dll. Sehingga rata-rata kita harus belanja ke supermarket seminggu dua kali (tapi tergantung orangnya sih…)

Kalau belanja daging biasanya di toko halal Tehran shop, gak jauh dari stasiun yokohama, dan di toko ini juga jual bumbu-bumbu dan mie instant dari Indonesia.

Yang agak bikin repot adalah kembalian uang belanja yang biasanya selalu ada uang koin, lama-kelamaan bakalan numpuk tuh uang koinnya apalagi kalau banyak recehan 1 yen, makanya disini kita wajib punya kantong koin. Biasanya, (kalau ini pengalaman pribadi…) untuk membelanjakan uang koin, kita belanja ke 99 shop, 99 shop adalah mini mart yang semua harganya 99 yen +tax 5 yen jadi 104 yen. Yang dijual mulai dari sayuran, bumbu, Snack, minuman, alat tulis, perlengkapan rumah tangga dll…
Kalau belanja ke 99 shop biasanya beli Cuma 2 atau 4 barang jadi kan harganya 208 yen atau 416 yen maka kita bisa keluarin uang koin kita disitu.. (hehe… ga penting yaa…)


Rabu, 05 November 2008

Suasana di Kantor

Ada beberapa kebiasaan yang berbeda dengan di Jakarta ketika kita berada di lingkungan kantor, diantaranya ; ketika menjelang musim dingin sampai selesai musim dingin kita dianjurkan bekerja memakai dasi dan jas, maksudnya supaya tidak kedinginan ketika diperjalanan, dan sebelum masuk kantor, kita harus meletakkan jas kita pada lemari dan hanger yang sudah tersedia.

Karena saya membawa bekal untuk makan siang (maklum mau ngirit..) maka bawa tas ransel, sebelum masuk lift kita harus melepas tas ransel dari punggung dan di tenteng agar tidak menggangu orang lain.

Kalau orang jepang (nihonjin) sedang bekerja biasanya mereka serius, jarang bicara dan telpon kecuali masalah kerjaan, dan gak ada yang nelpon pake HP dikantor, maksudnya semua nihonjin settingan ringtone-nya di silent, trus klo ada telpon mereka segera ke tangga darurat dan menelepon disana.

Bagi yang muslim disediakan ruangan untuk sholat.. lumayan sekitar 6x6 meter, wudhunya di wastafel, klo basuh kaki ga boleh di wastafel tapi disediakan tempat khusus untuk basuh kaki. Klo sholat biasanya berjamaah dengan Pakistani, sedang sholat jumat gabung dengan muslim Malaysia di ruang meeting petronas di gedung sebelah.

Oh… ya… di kantor gak disediain minum lho.. (apalagi kopi dan teh…) jadi klo mau minum kita harus beli di vending machine.